Mengenang detik awalnya datang ke negara ini, Jebeng seringkali ketawa kecil apabila menceritakan. "Dulu pada awalnya saya ke mari, sungguh mencabar bang. Lain orang datangnya ke Malaysia turun kapal kaki dulu. Saya turunnya kepala dulu." Cerita Jebeng, sesekali tersengih mempamer gigi kapaknya yang besar.
"Kenapa begitu?" Aku sangat ingin mengetahui kisahnya lebih mendalam. Dia terjatuh dari tangga kapal terbang barangkali.
"Apa tidaknya bang, orang lain sampainya kapal hinggap di landasan yang jalannya rata. Saya dan beberapa yang lain turunnya dari kapal di laut yang bergelora. Jaraknya 100 meter dari daratan. Kami perlu terjun dan berenang ke darat." Jebeng menceritakan dengan lebih jelas.
"Ciiss...aku salah tafsir. Mereka ini datangnya bukan dari kapal yang di udara." Dalam hati. Merasa kagum akan kesungguhan mereka mencari sedikit kesenangan mengubah masa depan keluarga.
4 Pengulas Kerana Perutnya Tidak Memulas:
slamat tahun baru 1430..muharam datang lagi
Akupun dulunya mendarat ke muka bumi, mulai kepala dulu. Dimulai "kepala" bapak ku, kemudian kepala ku. Begitu resam dunia.
Akupentoi,
Selamaaattttt...
aMeir,
He he he.
hantu je dak ameir... ha ha.
.
Catat Ulasan